Nur Selvi (Mahasiswi Pendidikan Matematika FKIP Unismuh Makassar)

Matematika merupakan suatu ilmu tentang bilangan (aritmetika/ilmu hitung). Matematika dapat menjadi salah satu faktor pendorong dari berkembangnya sains. Aktivitas kehidupan tidak terlepas dari yang namanya ilmu matematika, mulai dari adanya manusia pertama hingga di kehidupan sekarang. Konsep matematika tersebut dapat berupa hitungan, penalaran, dan sebagainya.

Sains adalah sekumpulan pengetahuan empiris, teoritis, dan pengetahuan praktis tentang dunia alam, yang dihasilkan oleh para ilmuwan yang menekankan pengamatan, penjelasan, dan prediksi dari fenomena di dunia nyata. Historiografi dari sains mengacu pada metode historis. Kemudian dari ilmu sains itu dikenal pula yang namanya metode ilmiah. Metode ilmiah ini dianggap mendasar bagi perkembangan sains di kehidupan modern. Keilmiahan metode ini erat kaitannya dengan ilmu matematika. Selain sebagai ilmu perhitungan, matematika juga sebagai sarana berpikir ilmiah.

Matematika sebagai bagian dari ilmu sains harus diaplikasikan dalam lingkungan masyarakat. Salah satu caranya adalah melalui science center, yaitu mengemas ilmu sains agar lebih menarik, kreatif dan inovatif. Kepala Dinas pendidikan kota Yogyakarta memaparkan bahwa pengembangan science center membutuhkan perencanaan berupa pengembangan materi sains dan sumber daya manusia (SDM). Materi sains mencakup matematika, fisika, kimia, biologi, dan ilmu lainnya.

Matematika merupakan pendorong berkembangnya sains karena ilmu ini memiliki kompetensi yang lebih atau khusus. “kompetensi profesi matematik, kreativitas dan inovatif, berjiwa kewirausahaan, menguasai TIK yang progresi dan mampu bersaing pada aras global menghadapi masyarakat ekonomi asean (MEA) juga harus menjadi kompetensi utama pengembangan science center”, jelas ketua Kwartir cabang kota Yogyakarta.

Selain karena memiliki kompetensi yang lebih dan khusus, matematika sebagai pendorong berkembangnya sains juga dikarenakan oleh peranan matematika dalam mengembangkan kemampuan berpikir secara logis, abstrak dan kritis. Ini memungkinkan untuk ilmu sains dapat berkembang lebih pesat lagi karena ditemukannya hal-hal baru yang dapat dikembangkan atau mengarah kepada sesuatu yang lebih positif melalui penalaran, pengamatan ataupun pengalaman seorang ilmuwan.

Baca Juga :  PENTINGNYA MENANAMKAN BUDAYA LITERASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN.

Matematika dapat menyelesaikan masalah yang terjadi di lingkungan sekitar. Masalah tersebut dibangun menjadi model matematika, kemudian disimulasikan dan diselesaikan secara analitik maupun secara numeric hasilnya dapat menjadi sebuah keputusan atau kesimpulan dari masalah yang dihadapi, serta dapat dikembangkan menjadi teknologi yang berguna bagi kesejahteraan umat manusia.

Seiring berkembangnya sains, hasil survey menunjukkan bahwa sebanyak 87 persen masyarakat membutuhkan sains untuk meyelesaikan masalah hidup dan mereka percaya bahwa kemajuan sains akan berdampak positif, sehingga dapat mendorong minat dan dukungan untuk perkembangan sains. “Sains ini menjanjikan untuk dapat mengatasi tantangan kehidupan global yang sulit dan menciptakan masa depan yang lebih cerah, lebih produktif, serta lebih kreatif dan sehat untuk generasi berikutnya”, tutur Sashidaran Sridharan, Presiden Director 3M Indonesia.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *