Elvina Mulyarini (Mahasiswa S1-PGSD Universitas Muhammadiyah Makassar)

Saat ini metode pembelajaran dituntut untuk adanya inofasi dalam peningkatan pembelajaran, agar pelajar tidak mengalami kebosanan. Oleh karena itu diterapkanlah pembelajaran berbasis e-learning yang merupakan slah satu model pembelajaran yang didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi (TI). Sistem e-learning memiliki banyak model berbagai fitur diantaranya edmodo, moodle, dan google classroom. Dengan adanya berbagai macam sistem e-learning menjadikan pelajar lebih mandiri dan kreatif. Sedangkan bagi pengajar menjadikan lebih inofatif dan lebih mudah melakukan pembaruan materi ataupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan zaman. Selain itu juga memudahkan pengontrolan tugas bagi pelajar.

Pembelajaran e-learning merupakan model pembelajaran baru dalam pendidikan dimana memberikan peran dan fungsi yang besar bagi dunia pendidikan. Model pembelajaran dengan e-learning dapat bermanfaat untuk meningkatkan efektifitas dan fleksibilitas pembelajaran. Melalui e-learning materi pembelajaran dapat diakses kapan saja dan dimana saja, disamping itu materi yang dapat diperkaya dengan berbagai sumber belajar termasuk multimedia dengan cepat dapat diperbaharui oleh pengajar. (Maryani 2013)

E-learning juga dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang  pendidikan dalam bentuk dunia maya. Istilah e-learning lebih tepat ditujukan sebagai usaha untuk membuat sebuah transformasi proses pembelajaran yang ada di sekolah atau perguruan tinggi ke dalam bentuk digital yang dijembatani teknologi internet (Munir, 2009:169).

Dengan Kehadiran teknologi informasi dalam bidang pendidikan khususnya dalam proses belajar mengajar sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting, diantaranya adalah dengan menerapkan teknologi e-learning. Pemanfaatan teknologi e-learning dalam menunjang proses pembelajaran khususnya untuk sekolah menengah sudah merupakan kebutuhan yang sangat penting.

E-learning juga dapat memberi kemudahan bagi setiap siswa untuk belajar dan mengingat kembali pelajarannya. Kemudahan mendapatkan berbagai informasi membawa dampak yang signifikan. Teknologi e-learning telah merubah paradigma model proses pembelajaran dengan menggunakan berbagai media elektronik (audio/visual) yang memiliki keterhubungan dengan teknologi internet. Proses belajar mengajar sudah tidak lagi bergantung kepada lokasi dan waktu dan dapat meningkatkan motivasi belajar guru dan siswa sehingga dalam proses belajar mengajar menjadi lebih dinamis ,fleksibel, interaktif, dan komunikatif.

Baca Juga :  LITERASI KRITIS: MENGUAK MOTIF TERSELUBUNG DIBALIK TEKS

Dengan penggunaan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar  haruslah dilakukan dengan baik dan terararh agar mampu memberikan kualitas pembelajaran yang baik. Sehingga perlu adanya peningkatan bersama dalam metode pembelajaran, komunikasi dan interaksi antara siswa dan guru yang memudahkan aktifitas berbagi (shering) sumber pembelajaran dan aktifitas diskusi tanpa terhalang oleh ruang dan waktu.

Jadi salah satu cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi persoalan diatas adalah perlu adanya metode pembelajaran yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran online pendamping guru. Guru dapat memanfaatkan semua metode dan media pembelajaran baik yang bersifat audio, visual maupun audio visual, disamping materi lainya yang berupa dokumen.

Jadi pembelajaran E-learning  saat ini sangat bermanfaat bagi guru maupun siswa, karena disaat guru tidak bisa mengajar karena ada ursusan yang mendadak maka guru bisa mengirimkan materi pelajaran melalui aplikasi e-learning sehingga siswa tetap bisa belajar meski guru yang bersangkutan tidak bisa hadir keruangan, selain itu siswa juga tidak harus membawa buku berat-berat kesekolah karena guru bisa mengirim materi pelajaran kesiswa melalui aplikasi E-learning.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *